BLESSED TO BLESS – AMALAN

stie-ibmt-school-of-management-leadership-blessedtobless

Setiap hari senin Dosen , Staff dan Karyawan IBMT School of Management mengadakan Weekly Coordination yang dipimpin langsung oleh Bapak Imam Wijoyo ( Chairman IBMT School of Mangement ) , kali ini temanya BLESSED TO BLESS – AMALAN . Sebelumnya kami menyanyikan HYMNE IBMT setelah itu dibuka dengan DOA agar Weekly Coordination dengan tema BLESSED TO BLESS – AMALAN bisa berjalan baik dan lancar. Bapak Imam Wijoyo ( Chairman IBMT School of Management ) memulai Weekly Coordination dengan tema BLESSED TO BLESS – AMALAN dengan memutarkan video singkat “ 24 SMALL ACTION “ yang didalamnya menunjukkan beberapa orang yang melakukan tindakan-tindakan yang sederhana untuk membantu orang lain dalam rutinitas yang mereka lakukan sehari-hari. Suatu tindakan kecil yang dilakukan tetapi merupakan suatu hal yang sangat besar dan berarti bagi orang yang ditolong. Video singkat ini menginspirasi setiap Dosen , Staff dan Karyawan IBMT School of Management yang mengikuti Weekly Coordination dengan tema BLESSED TO BLESS – AMALAN.

Selanjutnya beliau menjelaskan PARADIGMA OF AMALAN dalam Weekly Coordination dengan tema BLESSED TO BLESS – AMALAN , dan membagi PARADIGMA AMALAN menjadi 2 yaitu :

  1. AMALAN sebagai SPIRIT OF GIVING & GENEROSITY.
    Tidak harus kaya dulu baru bisa memberi kepada orang lain, tidak harus melimpah dulu baru bisa berbagi kepada orang lain.Tapi semangat untuk memberi dan memiliki kemurahaan hati bisa dilakukan pada posisi kita sekarang ini karena memberi tidak identik dengan uang/barang berupa materi.
  2. AMALAN sebagai BLESSED TO BLESS.
    Kita harusnya sadar bahwa semua yang ada pada kita atau yang kita dapatkan adalah berasal dari pemberian Tuhan. Dan Tuhan memberikannya kepada kita dalam KasihNYA & AnugrahNYA. Maka inilah yang menjadi dasar kita bisa memberi/membagi dalam kehidupan kita sehari-hari kepada orang lain bahwa kita bisa memberi karena kita sebelumnya mendapatkannya dari Tuhan. Kita mendapatkan Anugrah supaya kita bisa juga membagi/memberi kepada yang lainnya.

Dasar-dasar membagi berkat ( ACT OF GENEROSITY ) dijelaskan oleh Bapak Imam Wijoyo dalam Weekly Coordination dengan tema BLESSED TO BLESS – AMALAN yaitu :

  1. BEYOND MONEY, THINGS and MATERIAL.
    Membagi/memberi itu tidak hanya berdasarkan uang , barang-barang ataupun benda-benda yang berharga karena jika itu yg menjadi ukurannya maka kita tidak akan bisa memberi/membagi kepada orang-orang yg lebih kaya dari kita, lebih memiliki barang-barang berharga dari kita.
  2. SIMPLE ACT OF GENEROSIY.
    Memberi/membagi kepada orang lain bisa dilakukan dengan tindakan yang sederhana yaitu melalui perhatian kita, kepedulian kita , keramahan kita maupun senyuman kita yg kita lakukan dengan tulus kepada orang lain.
  3. JUST BECAUSE.
    Inilah motivasi yang seharusnya kita miliki saat kita memberi/membagi kepada orang lain yaitu saat kita melakukaknnya hanya semata-mata karena memang kita harus melakukannya sebagai respon Anugerah Tuhan yang telah kita dapatkan dan kita harus bagi kepada orang lain.

IMPLIKASI dari AMALAN di jelaskan beliau lebih lanjut dalam Weekly Coordination dengan tema BLESSED TO BLESS – AMALAN yaitu :

  1. AMALAN berdampak kepada RELATION & RELATIONSHIP.
    Semangat untuk sama-sama ingin memberi/membagi akan berpengaruh kepada hubungan orang-orang yg terlibat didalamnya yg saling menghargai dan akan berdampak kepada lingkungan yg lebih luas lagi ( dlm hal ini lingkungan di IBMT School of Management ).
  2. AMALAN berdampak kepada SYNERGETIC & SYNERGIZING.
    Inilah yang di ingin/diidamkan dalam lingkungan IBMT School of Management yaitu : Sinergi antar pribadi dengan pribadi , sinergi departemen antar departeman serta sinergi orang-orang yang bekerja dalam lingkungan IBMT School of Management.

Weekly Coordination dengan tema BLESSED TO BLESS – AMALAN akhirnya di tutup dengan beberapa hal yang di tekankan oleh Bapak Imam Wijoyo ( Chairman IBMT School of Management ) yaitu :

  1. STOP CALCULATING.
    Berhenti untuk berhitung saat akan memberi/membagi kepada orang lain . berikan Amalan kepada semua orang bukan hanya yang baik kepada kita tetapi kepada orang-orang yang tidak baik bahkan yg jahat kepada kita.
  2. STOP JUDGING.
    Berhenti menghakimi orang-orang yang telah kita beri/bagi tetapi tidak berterima kasih sebagai orang-orang yang tidak tahu diri/tidak membalas budi. ( bahkan berhenti tdk membagi/memberi lagi karena mereka tidak berterima kasih )
  3. STOP ACCUSING.
    Berhenti menuduh orang-orang yang ada disekitar kita tanpa bukti yang akan menyebabkan retak atau bahkan hancurnya relasi serta sinergi yg selama ini sdh terjalin dengan baik.
  4. START WORRYING.
    Berhenti takut tidak dibalas saat melakukan amalan kepada orang , berhenti takut dimusuhi orang lain saat melakukan amalan. berhenti takut dan lakukan saja !!
  5. START ACTION.
    Mulailah melakukan amalan kepada orang lain dan jangan ditunda-tunda lagi.
    START YESTERDAY – START LISTENING – START GIVING ATTENTION – START VALUE PEOPLE – BRING PEACE

 


Related Blogs

%d bloggers like this: