CLIMBING THE MOUNTAIN OF SUCCESS

stie-ibmt-school-of-management-leadership-climbingthemountain

Sebelum memulai Weekly Coordination Senin 27 Juni 2016 dengan tema CLIMBING THE MOUNTAIN OF SUCCESS seluruh Karyawan, Staff dan Dosen IBMT School of Management menyanyikan HYMN IBMT dipimpin langsung oleh Bapak Imam Wijoyo ( Chairman IBMT School of Management ). Menurut beliau untuk mencapai CLIMBING THE MOUNTAIN OF SUCCESS memerlukan 3 hal :

  1. INETELEGENCE QUOTIENT ( IQ )
    IQ yang artinya ukuran kemampuan intelektual, analitis ( kemampuan menganalisa ), logika dan rasio seseorang.
  2. EMOTIONAL QUOTIENT ( EQ )
    EQ adalah kemampuan berkomunikasi seseorang dalam 2 dimensi, yaitu arah kedalam ( personal ) dan arah keluar ( interpesonal ).
  3. ADVERSITAS QUOTIENT ( AQ )
    AQ adalah kemampuan seseorang saat menghadapi segala kesulitan. Beberapa orang mencoba untuk tetap bertahan menghadapi kesulitan tersebut, sebagian orang lainnya mudah takluk atau menyerah.

Selanjutnya Bapak Imam Wijoyo ( Chairman IBMT School of Management ) di dalam Weekly Coordination dengan Tema CLIMBING THE MOUNTAIN OF SUCCESS menjelaskan 3 tipe orang dalam menjalani kehidupan ini , yaitu :

1. QUITTERS

Tipe – tipe seperti ini banyak jumlahnya yang mungkin juga ada di sekitar kita ( bahkan mungkin kita masuk ke dalam tipe ini ) yang bisa di lihat dari :

  • Mudah menyerah saat menjalani perjalanan hidup ( bahkan akan menyerah saat perjalanan hidup baru dilaksanakan )
  • Yang tidak suka menerima tantangan ( bahkan cenderung menolak tantangan )
  • Bahkan dalam tipe ini mereka menolak/tidak memanfaatkan setiap peluang yang ada
  • Bahkan yang lebih parah lagi mereka akan menolak/ menghindar setiap tugas ataupun tanggung jawab yang mereka dapatkan
  • Yang terakhir adalah mereka cenderung memiliki sifat “ MENYERAH “

Mereka yang masuk dalam kategori QUITTERS akan membawa sifat mereka ke dalam dunia pekerjaan ( tempat mereka bekerja ) dan cenderung akan :

  • Bekerja sekedarnya saja dengan pandangan cukup untuk hidup sehari –hari
  • Tidak mempunyai ambisi untuk maju dan berkembang
  • Dalam bekerja minim semangat
  • Pekerjaan yang mereka kerjakan memiliki Mutu dibawah standar
  • Tidak berani mengambil resiko dalam bekerja ( Resiko sedikit mungkin )
  • Tidak kreatif dalam bekerja
  • Minim sumbangsih kepada peruahaan tempat mereka bekerja
  • Pada akhirnya mereka akan menjadi beban bagi perusahaan dimana mereka bekerja

2. CAMPERS

Tipe – tipe seperti ini juga banyak jumlahnya yang mungkin juga ada di sekitar kita ( bahkan mungkin kita masuk ke dalam tipe ini ) tapi tidak sebanyak tipe yang pertama, bisa di lihat dari :

  • Mereka yang masuk ke dalam tipe ini mulai mau merespon setiap tantangan yang ada dan tidak menghindari tantangan tersebut tetapi mereka mudah menyerah/berhenti di tengah – tengah tantangan yg mereka hadapi saat kesulitan itu muncul
  • Jika mereka sudah menemukan/ mendapatkan zona nyaman mereka akan cenderung menetap di zona nyaman tersebut
  • Kita bisa melihat tipe ini muncul saat melihat respon mereka terhadap Kesulitan – kesulitan yang sangat besar terjadi dengan cara bersembunyi / tidak berani mengahadapinya
  • Jika mereka sudah menemukan kondisi dan lingkungan yang mereka rasa nyaman dengan teman- teman yang mereka sudah kenal dan mereka sudah nyaman dengan teman- temannya maka mereka cenderung akan menghabiskan seluruh hidupnya di lingkungan tersebut
  • Mereka akan mudah puas dengan kesuksesan/keberhasilan yang mereka dapatkan dan tidak mempunyai effort untuk meraih kesuksesan/keberhasilan yang lebih besar lagi

Mereka yang masuk dalam kategori CAMPERS akan membawa sifat mereka ke dalam dunia pekerjaan ( tempat mereka bekerja ) dan cenderung akan :

  • Motivasi mereka bekerja adalah semata – mata supaya mereka mendapatkan apa yang mereka mau ( yaitu merasa lebih aman )
  • Inisiatif dalam bekerja biasanya cenderung kurang dan tidak memiliki ambisi yang besar untuk lebih maju/berkembang dalam bekerja
  • Dalam bekerja mereka tidak berani mengambil resiko dalam mengambil keputusan dan mereka cenderung mencari rasa aman karena takut akan dipecat/kehilangan pekerjaan
  • Kreatifitas kerja mereka sangat kecil sekali dan bahkan cenderung akan kreatif saat perusahaan membutuhkan, jika tidak maka mereka tidak akan memunculkan kreatifitas mereka
  • Mereka memberikan sumbangsih kepada perusahaan tetapi sangat sedikit dirasakan bagi perusahaan

3. CLIMBERS

Tipe – tipe seperti ini sangat ideal dan diperlukan dalam kehidupan, bisa di lihat dari :

  • Mereka yang ada dalam tipe ini mendedikasikan hidup mereka untuk maju/berkembang dan tidak mudah menyerah dalam menjalani kehidupan
  • Selalu memiliki pandangan yang positif akan kehidupan bukan hanya pada saat mereka dalam kesuksesan tetapi juga saat mereka mengalami kesulitan hidup
  • Mereka akan selalu berusaha mematahan/mengalakan kesulitan – kesulitan hidup yang mereka alami ( tidak melihat umur, jenis kelamin dan pendidikan seseorang )
  • Selalu mengambil tanggung jawab dan selalu siap menghadapi tantangan dalam kehidupan
  • “ KEEP CLIMB “ apapun yang terjadi

Mereka yang masuk dalam kategori CLIMBERS akan membawa sifat mereka ke dalam dunia pekerjaan ( tempat mereka bekerja ) dan cenderung akan :

  • Siap menyambut dan berani menghadapi tantangan pekerjaan dan kesempatan yang akan mereka temui dalam tempat mereka bekerja
  • Selalu memiliki kepekaan akan apa yang penting untuk dikerjakan terlebih dahulu dan apa yang bisa ditunda untuk dikerjakan
  • Memiliki memiliki semangat yang tinggi dan menjadi teladan bagi lingkungan pekerjaan serta memiliki semangat yang tinggi dan bisa menularkan semangat tersebut kepada rekan – rekan kerja yang lainnya
  • Selalu berjuang untuk menghsilkan yang terbaik dalam hal apapun
  • Memberikan kontribusi yang lebih kepada perusahaan

Bapak Imam Wijoyo ( Chairman IBMT School of Management ) di dalam Weekly Coordination dengan Tema CLIMBING THE MOUNTAIN OF SUCCESS mengharapkan kepada seluruh karyawan, Staff dan Dosen IBMT School of Management berkembang sampai mencapai tipe CLIMBERS yang akan bisa berkontribusi bukan hanya untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar bahkan bagi Institusi IBMT School of Management bahakan bagi Nusa dan Bangsa Indonesia.

 

Related Blogs

%d bloggers like this: